Categories
Tips Sehat

Tiga Jenis Olahraga asam Urat Efektif Mengurangi Rasa Sakit

Olahraga asam urat  bukan sesuatu yang harus di hindari, justru dianjurkan oleh dokter guna meningkatkan kwalitas kesehatan agar tidak mudah kambuh.  Olah raga bermanfaat  membangun imun tubuh dan membantu memperlancar keluarnya  racun –racun dari dalam tubuh melalui keringat.

Dengan demikian olahraga asam urat merupakan cara sehat mengendalikan kadar purin dalam darah, selain melakukan diet rutin.

Jenis olahraga yang diperkenankan

Bagi penderita  asam urat olah raga yang dianjurkan tidak boleh terlalu berat dan menguras tenaga.  Jenis olah raga yang sifatnya ringan seperti sepada, jalan pagi dan sebagainya.

  • Sepada

Bersepeda merupakan pilihan yang tepat bagi penderita asam urat.  Bersepeda secara fisik  tidak memberikan beban terlalu berat pada bagian persendian kaki. Karena tubuh ditopang oleh sadel sepeda.  Sementara kaki mengerakan pedal.

Ideal jenis sepeda yang dipakai adalah model  MTB atau city bike, karena jenis ini  posisi tubuh tidak begitu melengkung.

 Namun sebelum bersepeda, disarankan Anda melakukan warming up atau pemanasan dulu.  Seperti peregangan kaki, tangan, dan paha, tujuannya agar kaki tidak mudah kram. Sementara durasi bersepeda dibatasi hanya 45 menit –  1 jam saja.

  • Jalan kaki

Jalan kaki merupakan pilihan kedua. Opsi olah raga ini lebih mudah dilakukan dan sifatnya murah meriah tanpa dan bisa dilakukan kapan saja.

Olah raga ringan ini cukup efektif membakar timbunan kalori dan mengurangi kandungan purin.

  • Renang

Renang masuk dalam daftar olah raga yang disarankan bagi penderita asam urat. Renang dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan rasa sakit.  Sebab ketika berenang,  tubuh mengambang dalam air, dan tidak ada beban pada tungkai kaki dan jari.  Sehingga kaki dan tangan bisa leluasa bergerak dalam air.

  • Senam

Pilihan lain bisa memilih senam ringan, seperti senam pernapasan dan sebagainya. Senam tidak relative aman bagi lansia, karena tidak banyak menguras tenaga.  Tidak perlu membutuhkan energy dan kecepatan otot. Meski demikian olah raga ini cukup efektif membangun kekebalan tubuh.