Categories
Tips Sehat

Beruntunglah Anda Yang Gemar Makan Makanan Pahit

Sebagian orang gemar mengonsumsi sayuran yang rasanya pahit seperti pare, daun katu, daun papaya muda, sawi hijau dan sejenis.  Makanan yang demikian menurut kepercayaan orang zaman dahulu lebih menyehatkan dan punya banyak peran penting untuk menjaga kebugaran.

Namun sayangnya tidak semua orang menyukai makanan jenis tersebut, terutama pada anak –anak. Untuk menyiasatinya,  ada mencampuri dengan kapur sedikit saat direbus, supaya hilang rasa pahitnya. Tapi cara ini justru dapat menghilangkan nutrisinya.

 Manfaat makanan pahit

Pare  adalah jenis sayuran yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Meski rasanya pahit ternyata banyak disukai.  Dibalik rasa pahitnya terdapat sederet  kandungan nutrisi seperti Vitamin B1, Vitamin K, likopen, fitokimia, serta anti oksidan alami.

  • Menyehatkan Empedu

Manfaat  pertama makanan pahit seperti pare, daun papaya rebus, dan sebagainya dapat menjaga kesehatan empedu. Membantu proses pembersihan darah dari zat –zat beracun.

  • Menjaga kesehatan liver

Menurut hasil penelitian ahli gizi dari China melaporkan bahwa orang gemar mengonsumsi makanan pahit dan getir ternyata lebih rendah resikonya terkena gangguan hati.

  • Meredakan sakit malaria

Kandungan kina pada makanan pahit sangat tinggi. Bisa dijadikan sebagai obat herbal untuk meredakan sakit malaria.  Selain itu juga makanan ini bisa dijadikan sebagai obat analgesic alami, mengobati sakit kepala, dan masuk angin.

Kebiasaan masyarakat jawa, untuk mengobati sakit malaria, masuk angin dan pusing memakai air rebusan daun papaya muda.

  • Meningkatkan produksi ASI

Menurut tradisi masyarakat jawa, saat menyusui dianjurkan untuk banyak mengonsumsi daun katuk, daun kelor, meski pahit ternyata dipercayai dapat meningkatkan produksi ASI.

  • Membersihkan lambung dari bakteri jahat

Pare dan daun papaya rebus juga diyakini dapat membersihkan organ pencernaan dari bakteri jahat. Membunuh cacing pita, dan cacing kremi yang bersarang pada usus besar.

Meski banyak manfaatnya, tapi pare tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil. Karena makanan tersebut terdapat banyak kandungan kina. Apabila dimakan dalam jumlah banyak justru dapat menyebabkan janin keracunan, akibatnya lebih fatal lagi.