Categories
Tips Sehat

Inilah Cara Mudah Cegah Penyakit Degeneratif

Sejumlah penyakit degeneratif seperti jantung koroner, stroke, hipertensi, dan diabetes sebenarnya sebagian besar muncul karena dibuat sendiri. yakni melalui kebiasaan pola makan yang tidak sehat. Hal ini terjadi karena selama ini karena kebiasaan itu tidak disadari selagi masa muda saat sehat.  Akibatnya ketika usia sudah setengah baya penyakit tersebut menjangkiti mereka, dan tidak bisa disembuhkan.

Termasuk juga obesitas pada anak –anak maupun orang dewasa bisa memicu timbulnya serangkaian penyakit degeneratif.  Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit degeneratif ini masih menjadi pembunuh nomor satu penduduk Indonesia. Angka ini masih belum bisa ditekan karena penyakit tersebut sifatnya silent killer menyerang secara tiba –tiba.

Maka dari itu untuk mencegah penyakit degeneratif, tak perlu dengan obat –obatan tapi dengan langkah sederhana yakni mengubah pola makan dan kebiasaan hidup sehat.  Selain itu juga bagi yang mempunyai masalah dengan kelebihan berat badan sebisa mungkin dikurangi.   Ini pencegahan ada tiga pokok yakni diet seimbang, aktif bergerak dan kendalikan stress.   Namun ketiga pokok  tersebut bisa dijabarkan menjadi beberapa point.

Berikut ini adalah cara mudah cegah penyakit degenerative yang bisa Anda coba sendiri di rumah :

  • Kurangi garam, dan gula pada makanan anda

Biasakan makan dengan rasa  standar, maksudnya kurangi penggunaan garam, gula dan MSG atau bumbu instant.  Kebanyakan garam memicu hipertensi dan penipisan lapisan pembuluh arteri. Sementara terlalu banyak mengonsumsi makanan manis bisa memicu diabetes.

  • Rutin sarapan pagi

Disiplin sarapan pagi dengan kecukupan nutrisi. Sarapan pagi berfungsi menjaga tubuh tetap segara, memasuk cadangan energy untuk memulai aktivitas.  Selain itu menekan hasrat untuk ngemil.

  • Kurangi makanan kemasan

Perhatikan juga jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan atau kemasan. Sebab semua makanan kemasan banyak mengandung bahan pengawet dari zat kimia, bahan pewarna dan msg.

  • Minum air putih

Biasakan minum air putih, minimal delapan gelas sehari atau 2 liter. Fungsi air putih selain mencukupi asupan cairan tubuh, juga membantu melancarkan metabolisme tubuh dan luruhkan  racun  -racun  yang mengendap di saluran pencernaan.

  • Santap makanan berserat tinggi

Biasakan menyantap makanan berserat tinggi, seperti sayuran hijau, roti gandum, buah –buahan segar dan agar –agar.   Fungsi serat bisa menetralisir kolesterol jahat / LDL dalam darah. Mengontrol berat badan dan membantu melancarkan buang air besar.

  • Gemar aktivitas fisik

Biasakan melakukan aktivitas fisik  minimal 30 menit dalam sehari. Seperti jogging, naik tangga, bersepeda dan sebagainya. Kegiatan fisik yang menguras keringat berfungsi membakar kelebihan kalori dan timbunan lemak.

Categories
Makanan Sehat

Waspadai Penyakit Setelah Lebaran

Membicarakan  penyakit setelah lebaran cukup menarik, sebab selama ini Hari Raya identik dengan berbagai makanan lezat berkuah santan kental, kue –kue manis dan soft drink. Tanpa sadar kita menyantap semua itu dengan porsi besar.   Selain itu bagi pemudik yang telah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, juga sangat riskan mengalami gangguan kesehatan pasca lebaran. Tak heran selepas hari raya berbagi penyakit pun kambuh, dan terpaksa harus berobat ke rumah sakit.

Kebiasaan ini kerap terjadi setiap tahun, atau bisa dikatakan sebagai penyakit musiman, jika tidak diantisipasi bisa menjadi kontra produksi dengan hakekat puasa yakni mengendalikan nafsu dan  menjaga kesehatan organ pencernaan.  Maka dari itu  ada baiknya saat lebaran kita harus bijak dalam mengonsumsi makanan  agar penyakit setelah lebaran tidak terjadi pada kita.

Penyakit Setelah Lebaran

Berikut ini ada empat penyakit setelah lebaran yang mengintai dan patut diantisipasi selagi dini.

  • Hipertensi

Hipertensi menjadi  penyakit yang paling kerap ditemui setelah hari raya. Rata – rata diakibatkan karena pola konsumsi makanan yang tidak terkendali.  Misalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan bersantan, seperti opor, gulai, kolak dan banyak memakan makanan terbuat dari daging merah, makanan instan dan sebagainya.

  • Gula darah naik

Kadar gula darah naik menjadi penyakit musiman pasca pesta lebaran. Penyebabnya karena faktor pola makan yang tidak terkontrol. Makanan dan minuman manis menjadi biang keladi fenomena sick after party.

  • Diare

Kasus diare juga meningkat saat lebaran. Penyakit ini terjadi karena dipicu faktor keracunan makanan yang dimasak tidak higienis. Sehingga kuman ikut terbawa masuk sehingga lambung bereaksi dan menolak makanan tersebut.

  • Kelelahan

Penyakit Setelah Lebaran yang lain adalah gangguan kesehatan akibat kelelahan setelah melakukan perjalanan panjang / mudik dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan umum.

Maka dari itu agar lebaran tetap sehat dan bugar, sebaiknya kita harus bijak dan pandai –pandai menahan hasrat menyantap makanan. Prinsipnya jangan makan terlalu berlebihan, berhenti makan sebelum kenyang. Beri jeda minimal tiga jam untuk memberi kesempatan organ pencernaan bekerja. Perbanyak mengonsumsi buah –buahan, karena buah mengandung serat tinggi, yang berguna membantu proses penyerapan makanan. Demikian sedikit tentang empat penyakit setelah Lebaran.

Categories
Tips Sehat

Mencermati Gejala Kolesterol Agar Terhindar Dari Penyakit Berbahaya

Selama ini kita awam dengan gejala kolesterol jahat yang kerap menyerang siapa pun.  Sebenarnya dalam darah manusia, terdapat dua jenis kolesterol yang sifatnya berbeda. kolesterol baik / High-Density Lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat / Low density lipoprotein  (LDL) .  Jenis yang terakhir ini patut diwaspadai dan dikendalikan agar tidak memicu penyakit degeneratif.

Gejala kolesterol

Mencermati gejala kolesterol sebenarnya tidak mudah, karena kolesterol terdapat dalam darah,  dan larut mengikuti aliran darah ke seluruh tubuh.  Untuk mengetahui seberapa banyak kandungan kolesterol jahat / LDL.

Namun untuk gejala awal biasanya dirasakan dengan mendeteksi secara sederhana seperti di bawah ini :

  • Berat badan bertambah

Gejala pertama Anda bisa  memeriksa berat badan melalui timbangan. Jika mendapati barat badan naik drastis itulah tanda awal Anda tengah menimbun kolesterol.

  • Terdapat timbunan lemak di pinggang dan perut

Cara kedua cubit bagian pinggang Anda dengan dua jari.  Apabila kelebihan berat badan akan terasa timbunan lemak begitu banyak di bagian pinggang.

  • Leher sering terasa kaku.

Bagi yang mengidap hipertensi gejala leher sering kaku sering dirasakan. Selain itu juga disertai dengan pusing kepala dan emosinya mudah terpancing atau gampang marah / temperamental.

  • Gerakan terasa lamban

Gejala  berikutnya adalah gerakan tubuh tidak gesit, lamban, dan mudah lelah dan cepat ngantuk di siang hari.

Jika Anda merasakan gejala –gejala tersebut, kemungkinan besar Anda mengalami kelebihan kolesterol jahat.  Segeralah  melakukan langkah cepat untuk mereduksi jumlah kolesterol jahat.

Cara paling ampuh mereduksi kolesterol jahat  adalah mengubah pola makan. Stop makanan berlemak ganti dengan menyantap sayuran dan buah –buahan. Terutama sayuran hijau yang mengandung serat tinggi, bermanfaat mengurangi kadar kolesterol jahat / LDL dalam darah.

 Jangan malas pergi ke fitness center minimal dua minggu sekali, atau kalau tidak rutin  jogging di pagi hari selama 30 menit.  Hentikan juga kebiasaan buruk  seperti merokok, minum minuman keras, soft drink dan kopi.