Categories
Tips Sehat

Ibadah Puasa Lebih Mantap Tanpa Serangan Asam Lambung

Asam lambung identik dengan penyakit maag yang datang tiba –tiba.  Zat ini bisa keluar kapan saja dari dalam jaringan dinding lambung jika dipicu oleh faktor luar dan psikologis.  Jika zat ini keluar maka  seseorang akan merasakan sakit perut dan terasa perih.

Lambung merupakan organ pencernaan yang terdapat dalam perut manusia. Organ ini merupakan wilayah yang paling sering bersentuhan dengan makanan yang ditelan dari mulut.  Lambung bisa menjadi tempat yang paling sensitive sering bersinggungan dengan berbagai jenis makanan dan minuman.

Kembali ke asam lambung, zat ini bakal keluar banyak jika Anda kelewat banyak mengonsumsi makanan pedas atau asam.  Pasalnya lambung kesulitan untuk menetralisir rasa pedas dan asam, sehingga memicu naiknya volume asam lambung.  Celakanya jika penderita maag malas bangun pagi untuk bersahur, akibatnya zat asam lambung keluar terlalu banyak.   Atau sebaliknya saat berbuka terlalu banyak menyantap makanan pedas.

Tips  jitu memilih makanan sehat tanpa serangan asam lambung

Siapa sih yang tidak ingin ibadah puasanya terganggu, hanya karena kebiasaan buruk saat  bersantap. Maka dari itu bagi penderita maag atau siapun sebaiknya patuhi pola makan yang sehat saat santap sahur atau berbuka puasa.

Berikut ini sejumlah tips jitu menghindari naiknya asam lambung.

  • Kurangi makanan berlemak

Pertama saat buka atau santap sahur sebaiknya kurangi makanan berlemak, seperti gulai kambing, masakan yang memakai santan, dan daging. Sebab makanan tersebut sulit untuk dicerna oleh lambung.

  • Hentikan kebiasaan minum kopi setelah sahur

Selama puasa sebaiknya hentikan dulu kebiasaan minum kopi. Apalagi setelah santap sahur. Zat cafein justru bisa memicu timbulnya asam lambung.  Demikian pula kurangi minum minuman bersoda atau fermentasi.

  • Ketika buka jangan langsung makan nasi

Ketika santap buka sebaiknya  jangan langsung menyantap makanan besar seperti nasi.  Awali dulu mengonsumsi camilan, atau makanan ringan lainnya.   Agar  kerja lambung tidak terlalu berat dan kaget.

Categories
Tips Sehat

Tips Mencegah Maag Agar Tidak Kambuh Saat Puasa

Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat Islam.  Puasa lancar selama tiga puluh hari penuh merupakan tujuan kita semua. Namun bagi penderita maag, berpuasa merupakan sebuah tantangan tersendiri yang harus dihadapi.  Sebagian orang merasa kwatir jika puasa nanti penyakit maagnya akan kambuh.

Maag memang identik dengan kebiasaan telat makan atau  terlalu  banyak makan makanan pedas atau asam. Sehingga lambung menjadi terganggu atau meradang.  Maag bukan penyakit menular, melainkan akibat dari kebiasaan buruk saja.

Sebenarnya ada cara tepat untuk menyiasati agar penyakit gangguan pencernaan ini tidak kambuh.  Ada tips mencegah maag yang wajib Anda kerjaan.  Cara ini tidaklah begitu sulit, pointnya hanya mentaati pola makan yang baik dan benar.

Tips Mencegah Maag

Bagi penderita maag tidak usah kewatir lagi saat menjalani ibadah puasa.  Dibawah ini ada beberapa tips bijak  untuk mencegah maag agar tidak kambuh saat berpuasa.

  • Saat buka jangan segera makan nasi

Saat berbuka puasa sebaiknya jangan bergegas memakan nasi.  Awali dengan makanan ringan atau minum yang manis. Maksudnya supaya lambung tidak  kaget.  Apabila Anda berbuka langsung makan besar, dipastikan organ pencernaan langsung bekerja keras memroses nasi.  Akibatnya setelah makan perut jadi perih, terasa sebah / penuh atau kembung.

  • Hindari makanan pedas  dan asam

Saat buka sebaiknya hindari menyantap makanan terlalu pedas, berminyak seperti gorengan atau  buah –buahan yang terasa asam.  Makanan itu justru tidak baik untuk lambung, atau bisa menyebabkan asam lambung bertambah banyak.

  • Selama puasa jangan minum kopi atau minuman berkarbonasi

Selama puasa juga patuhi pantangan minum kopi, atau minuman berkarbonasi seperti softdrink.  Dua jenis minuman ini berakibat perut menjadi kembung atau cepat kenyang.

  • Makanan dikunyah hingga halus

Biasakan juga saat mengunyah makanan harus sampai halus, sebelum ditelan.  Kebiasaan ini ternyata tidak disadari oleh kita.  Makanan tidak dikunyah dengan baik, atau masih kasar, menambah beban lambung dan organ pencernaan lain untuk bekerja lebih keras.

  • Jangan lupa santap sahur

Tips Mencegah Maag terakhir adalah pastikan selalu bersantap sahur dengan memperhatikan asupan gizi.  Disarankan jangan makan sahur dengan menu mie insant atau makanan cepat saji.   Selain kurang menyehatkan, sisa makanan tersebut bisa menimbulkan asam lambung yang membikin perih perut.

Categories
Langsing

Gejala Maag Yang Patut Diketahui

Gejala maag tiba-tiba datang, kerap terjadi saat terlambat makan.  Penyakit ini timbul bukan disebabkan karena sebuah virus, atau bakteri, melainkan kebiasaan buruk telat makan atau menunda waktu makan. Sehingga lambung kerap kosong dan memicu naiknya kadar asam lambung. Akibatnya  organ pencernaan mengalami radang dan muncul luka.

Penyakit ini sifatnya kambuhan,  dengan artian bisa terjadi jika ada pemicunya. Demikian juga jika penderita tetap  mematuhi anjuran dokter dengan disiplin makan tepat waktu menghindari makanan dan minuman pencetus maag, dipastikan selama itu  gangguan lambung tidak akan kambuh lagi.  Jadi penyakit ini tergantung dengan sikap penderita sendiri.

Gejala maag Patut Diwaspadai 

Penyakit maag kambuh diawali gejala –gejala yang mudah dideteksi dengan cepat. Karena sifatnya menyerang pada perut. Beriktu ini tanda-tanda awal mula serangan maag :

  • Perut kembung

Pertama yang dirasakan adalah mendadak perut menjadi kembung.  Perut sangat terasa sesak atau sebah. Jika ditekan atau diraba perut terasa keras. Hal ini terjadi karena lambung dipenuh dengan gas.   Gumpalan gas muncul karena ada penguapan enzim yang keluar dari dinding lambung.

  • Terasa perih

Tak lama kemudian perut akan terasa perih dan melilit, seperti hendak buang air besar tapi tak pernah keluar.  Rasa perih disebabkan karena ada luka di dinding lambung. Luka ini disebabkan karena ada kenaikan kadar asam lambung.

  • Mual dan muntah

Gejala lain yang biasa terjadi adalah perut terasa mual, dan sering muntah. Setiap makanan yang ditelan akan dimuntahkan kembali. Jika sudah demikian, sebaiknya mengonsumsi makanan yang sifatnya halus seperti bubur, roti dan cereal.  Agar lambung tidak terlalu bekerja keras.

Tips mencegah agar maag tidak mudah kambuh

Diet memang dianjurkan untuk menjaga berat badan, tapi diet terlalu ketat dan malas sarapan atau makan malam, jelas kontraproduktif dengan tujuan diet. Alih –alih tubuh jadi langsing, justru penyakit maag malah menyerangnya.

Berikut ini tips singkat bagiamana cara mencegah penyakit maag agar tidak menyerang.

  • Makan tepat waktu

Cara yang paling ampuh mencagah maag mudah kambuh adalah selalu makan tepat waktu. Biasakan makan tiga kali sehari.  Jangan tunda waktu makan Anda hanya untuk mengerjakan hal –hal yang sepele.  Selain itu perhatikan asupan nutrisi pada setiap porsi makan Anda.

  • Hindari mengonsumsi makanan terlalu pedas

Hentikan kebiasaan mengonsumsi makanan terlalu pedas, dalam jangka waktu lama kebiasaan makan pedas akan merusak fungsi lambung dan organ pencernaan lainnya.

  • Hindari makanan terlalu asam

Hindari juga kebiasaan menyantap makanan atau buah –buahan yang rasanya terlalu asam.  Karena rasa asam justru menyebabkan dinding lambung mudah terluka.

  • Hentikan kebiasaan minum kopi

Kopi merupakan minuman pemicu naiknya asam lambung.  Kalau Anda tetap ingin menikmati secangkir kopi, lakukan setelah makan.