Categories
Tips Sehat

Jangan Berlebihan Konsumsi Gula, Darah Anda Sudah Cukup Manis

Manfaat gula ternyata tak semanis rasanya. Bahan makanan yang terbuat dari batang tebu ini berfungsi sebagai pemanis alami untuk makanan dan minuman.  Ada dua jenis bahan utama membuat gula yakni tanaman tebu / sugar cane dan ubi bit.

Rasanya yang manis sangat disukai oleh anak –anak hingga orang dewasa.  Sekarang ini ada pengganti gula yakni pemanis buatan dari bahan jagung, air nira kelapa dan sebagainya. Namun ada juga yang terbuat dari proses kimia disebut sakarin.  Untuk pemanis terakhir ini sangat tidak dianjurkan untuk dipakai dalam jangka waktu lama karena merusak kesehatan.

Sebenarnya kebutuhan tubuh akan zat gula tidak hanya disuplay dari gula pasir saja.  Beberapa jenis makanan mengandung zat gula tinggi, seperti nasi, ketela, gandum, kurma dan berbagai buah  -buahan.   Namun hal ini  terkadang tidak pernah diketahui oleh kita.  Ketika pasokan zat gula berlebihan di dalam tubuh, kemudian akan diubah menjadi lemak dan  meningkatkan kadar glukoma dalam darah.

Fakta Tentang gula dan pemanis buatan

Kelebihan zat gula jelas akan  menimbulkan beberapa penyakit berbahaya, salah satunya menghadang adalah diabetes melitius / DM tipe 2. Penyakit ini hingga sekarang tidak bisa disembuhkan total :

  • Gula dan pemanis buatan ternyata delapan kali lebih adiktif dari pada kokain.
  • Bagi Anda yang suka mengonsumsi makanan dan minuman manis. Maka kelebihan zat gula dalam tubuh menjadi makanan untuk sel kanker. Akibatnya pertumbuhan jaringan kanker lebih cepat menyebar dan memiliki kekuatan daya rusak lebih tinggi.
  • Pada satu liter soft drink mengandung 12 sendok makan gula pasir.
  • Terlalu banyak menyantap makanan manis secara tak langsung memperpendek harapan hidup manusia.
  • Kelebihan kadar gula dalam darah juga turut berperan merusak metabolism tubuh saat produksi insulin. Padahal fungsi insulin adalah sebagai pengontrol kadar gula dalam darah.
  • Kelebihan gula Berarti memberi makan Sel kanker dan mempercepat sel kanker membelah diri untuk kemudian menyerang jaringan sel sehat.

Demikianlah sekilas tentang fakta bahaya terlalu banyak mengonsumsi gula dan pemanis buatan, yang akibatnya merusak kesehatan.

Categories
Tips Sehat

Bahaya Minuman Terlalu Manis Bagi Kesehatan

Kebiasaan minum minuman terlalu manis  dalam jangka panjang, ternyata kurang baik bagi kesehatan.  Hal ini kerap terjadi pada sebagian masyarakat kita, misalnya menyeduh teh panas kental dengan memberi gula pasir sedikit banyak agar terasa manis. Kalau tidak manis rasanya kurang mantap. Begitulah anggapan pecinta teh selama ini. Belum lagi ketika hari sedang panas, kita kerap membuat minuman sirup manis.

Memang tubuh sangat memerlukan gula sebagai  sumber energy, untuk menggerakan otot, meningkatkan kecerdasan otak. Namun asupan gula tak hanya dipasok dari gula pasir saja, tapi ada beberapa bahan makanan yang mengandung pemanis ini. Antara lain nasi putih, ketela, kentang, gandum, sagu  dan sebagainya.  Meski  jenis makanan tersebut tidak terasa manis di lidah tapi sudah cukup untuk sebagai cadangan  gula dalam darah.  Maka dari itu kita tidak perlu berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis.

Bahaya Minuman Terlalu Manis

Tak selamanya  makanan manis itu lezat dan menyehatkan. Terlalu banyak minum minuman kelewat manis, sudah dipastikan akan merusak kesehatan dan organ tubuh. Berikut ini bahaya mengancam dibalik rasa manis.

  • Kegemukan

Salah satu faktor penyebab obesitas atau kegemukan berlebihan karena kebiasaan menyantap makanan tak sehat, mengandung zat fruktosa memicu produksi lemak terlalu banyak.

  • Pemicu diabetes

Kelebihan gula jelas menjadi pemicu utama diabetes miletius. Dimana penyakit ini terjadi karena kadar gula dalam darah berlebihan. Sehingga tubuh akan kesulitan memproduksi insulin, senyawa pengendali  kadar glukosa dalam darah.  Padahal penyakit tidak bisa disembuhkan dan jika tidak bisa dikendali bisa menimbulkan komplikasi.

  • Merusak jantung

Kebanyakan zat pemanis beresiko menyerang fungsi jantung yang merupakan organ vital manusia.  Kadar glukosa 6-fosfat  pada gula memicu perubahan jaringan sel pada otot jantung yang dan bisa menimbulkan  serangan gagal jantung.

  • Kerusakan gigi

Resiko lain kebanyakan minuman manis bisa merusak susunan gigi, menyebabkan caries atau gigi berlubang.

  • Mempercepat pertumbuhan sel kanker

Tubuh memang punya mekanisme alami untuk membunuh bibit kanker dan tumor. Tapi jika kelebihan kadar glukosa dalam darah justru menganggu  sistem imunitas tubuh. Sehingga menyebabkan bibit kanker dengan mudah berkembang biak di jaringan sel.  Demikianlah sekilas tentang ancaman  Minuman terlalu manis dalam jangka waktu lama.