Categories
Diet

Diet Mediterania Alternatif Menguruskan Badan Tanpa Repot

Bosan dengan diet yang itu –itu saja. silahkan coba program diet lain yang tak kalah hebatnya, yakni diet  mediterania.  Program diet ini sebenarnya diadopsi dari kebiasaan pola makan masyarakat wilayah mediterania seperti Sepanyol, Portugal, Perancis,Yunani dan sekitarnya.  Karakter wilayah tersebut berbeda dengan daratan Eropa barat, yakni lebih kering, agak sedikit tandus dan memiliki garis pantai lumayan luas.  Jadi masyarakatnya lebih banyak mengonsumsi makanan segar yang dimasak dengan sedikit bumbu. Demikian cara masaknya lebih banyak dikukus dan dipangggang, serta kerap memberi minyak zaitun pada masakannya.

Selain itu kebiasaan masyarakat wilayah mediterania lebih banyak beraktivitas fisik dengan mengolah tanah pertanian, dan menjadi nelayan penangkap ikan. Sehingga tak heran harapan hidup penduduk wilayah tersebut lebih tinggi dari pada masyarakat Eropa Barat.

Pola makan diet mediterania

Pola makan diet meditarania ditekankan pada makan sehat dan seger seperti sayuran, buah-buahan dan ikan –ikan. Tingkat konsumsi protein nabati sekitar 50%.   Makanan sumber protein nabati antara lain kacang polong, kacang hijau, kedelai dan sebagainya.  Diet meditarania menganjurkan mengonsumsi daging rendah lemak, seperti ikan, daging ayam dan jenis unggas lain.  sementara daging merah masih boleh disantap, tapi porsinya jangan terlalu banyak, dan maksimal seminggu sekali saja.

Dianjurkan selama diet perbanyak minum air putih, dan pantangan minuman bersoda, teh, kopi dan minuman manis lainnya.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas tadi, program diet mediterania ditekankan pada proses masaknya lebih banyak kukus,  direbus dan dipanggang.  Mengindari makanan yang dimasak secara digoreng dengan minyak kelapa maupun minyak sawit. Sebab makanan demikian mengandung banyak lemak yang mengakibatkan kegemukan.

Selain itu selama diet berjalan, Anda disarankan tetap melanjutkan aktivitas fitness, dan berolahraga secara rutin.  Minimal setiap hari berolahraga selama 60 menit, atau kalau tidak sempat berolahraga,perbanyak aktivitas fisik seperti jalan kaki, atau naik sepeda saat pergi ke kantor.