Categories
Tips Sehat

Inilah Bagian Tubuh Yang Perlu Didetoksifikasi

Sejatinya tubuh manusia itu rawan terhadap ancaman racun yang terbawa oleh makanan dan minuman.  Racun dan zat yang tak berguna ini harus segera di buang melalui proses detoksifikasi alami. Namun  ada juga residu yang tertinggal sehingga menumpuk di dalam organ tubuh kemudian mengeras menjadi pencetus beberapa penyakit dalam.

Penyakit dalam dan kanker kolon sebenarnya ditimbulkan  dari proses  detoksifikasi yang tidak lancar. Sehingga menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh. jika tidak lekas dibuang, racun –racun ini berubah menjadi bibit penyakit berbahaya.

  • Lambung

Lambung merupakan salah satu organ pencernaan sebagai organ kedua dari rangkaian sistem pencernaan makanan.   Selain itu lambung juga dianggap organ pencernaan yang paling sensitive terhadap keberadaan racun, bakteri dan zat asing. Lambung juga sensitive dengan rasa terlalu pedas dan asam.  Begitu ada zat asing yang masuk, lambung lantas bereaksi dan segera mengeluarkan  zat tersebut ke melalui usus besar.

Namun bagi yang gemar makan pedas, mie instant, daging merah, mengakibatkan organ ini kesulitan mencerna makanan. Sehingga terkadang ada residu racun yang menumpuk dan menempel pada dinding lambung. Akibatnya organ pencernaan mengalami peradangan bahkan hingga luka.

Maka dari itu agar proses detoksifikasi alami berjalan lancar disarankan untuk berpuasa atau minimal pantangan makanan tertentu. Selain itu juga disarankan untuk minum yogurt yang mengandung banyak  lacto baktilus, bakteri baik yang membantu fungsi lambung.

  • Usus besar

Usus besar merupakan organ dalam yang berperan sebagai tempat sementara kotoran sisa hasil pencernaan yang tidak dipakai. Organ ini paling beresiko tinggi  terserang kanker usus besar. Karena ada banyak racun yang bersarang di sini.  Karena jika seseorang kesulitan buang air besar, sisa kotoran akan menumpuk dalam organ ini dan melekat pada dinding usus. Lama-kelamaan residu kotoran ini berubah sebagai racun dioksin yang menyebabkan bibit kanker.

  • Ginjal

Ginjal termasuk organ penting yang fungsinya membersihkan darah dengan proses penyaringan. Kotoran dibuang  menjadi urine. Pada manusia normal memiliki dua buah ginjal yang terdapat di bagian pinggul.   Namun seiring bertambahnya usia dan faktor penyakit fungsi ginjal mulai menurun.  Sehingga kinerja organ ini tidak optimal.  Akibatnya banyak kotoran yang menumpuk dan mengeras, atau menjadi batu ginjal.

Makanan  alami Pendukung Detoksifikasi

Ada beberapa jenis makanan yang bisa memelancarkan proses pembuangan racun dari tiga organ penting tersebut. Pilihlah makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran, agar-agar, buah-buahan.  Makanan yang mengandung serat berfungsi melancarkan proses pencernaan pada lambung dan pembuangan kotoran di usus besar dan kolon.

Sementara untuk proses detoksifikasi pada ginjal disarankan untuk banyak mengonsumsi air putih, agar kotoran bisa diluruhkan melalui air kencing.

Demikianlah sekilas informasi tentang tiga organ penting yang wajib di detoksifikasi, agar tubuh tetap sehat.

Categories
Tips Sehat

Inilah Enam Langkah Detoksifikasi Alami

Detoksifikasi adalah proses metabolisme tubuh mengeluarkan racun  secara alami melalui  urine, keringat atau BAB.  Sistem pembuangan racun terjadi setiap hari.  Organ yang bekerja membuang zat –zat beracun yakni liver, ginjal dan usus besar.   Sisa-sisa makanan yang tidak dipakai harus dibuang, kalau tidak akan menyebabkan penyakit.

Namun seiring bertambahnya usia proses detoksifikasi semakin menurun. Ada juga proses pembuangan racun tidak tuntas karena mungkin sudah terlalu banyak racun yang masuk dalam tubuh, atau juga gangguan kesehatan.  Misalnya saja orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal, mengakibatkan terbentuknya endapan batu ginjal.  Lantaran kedua organ penting ini tidak bekerja efektif, sehingga sisa-sisa racun mengumpul menjadi kristal  yang mengeras.

Sebenarnya ada terapi alami yang bermanfaat melancarkan proses detoksifikasi, dengan bantuan minuman dan makanan yang bersifat meluruhkan racun atau diuretic.

Ini Enam Langkah Detoksifikasi Alami

 Di bawah ini merupakan terapi alami melancarkan proses detoksifikasi tubuh, agar semua zat berbahaya keluar dari tubuh tanpa ada sisa. Dengan terapi ini secara tak langsung Anda berhasil mencegah penyakit berbahaya.

  • Olahraga pagi

Olahraga merupakan salah satu terapi membantu tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak.  Dengan keluarnya keringat otomatis racun langsung terbawa keluar dari tubuh.  Setelah berolahraga badan akan terasa segar dan ringan.

  • Minum air putih setelah bangun tidur

Setelah bangun tidur di pagi hari, disarankan minum dua gelas air putih. Tujuannya untuk membantu ginjal mengeluarkan racun –racun melalui air seni.  Air putih juga bermanfaat meluruhkan semua sampah –sampah sisa hasil penyaringan darah oleh ginjal.  Kemudian dibuang melalui air seni.

  • Minum teh Hijau

Langkah ketiga rutin minum teh hijau / green tea secara teratur. Sebab minuman ini mengandung senyawa aktif antioksidan tinggi, bermanfaat menangkal radikal bebas dan racun yang terbawa oleh makanan dan minuman.

  • Konsumsi buah-buahan bersifat diuretic

Menyantap buah-buahan segar yang banyak mengandung air seperti semangka, bengkuang, melon, apel.  Buah-buahan yang banyak airnya itu bersifat diuretic atau meluruhkan air seni atau melancarkan kencing.

  • Puasa

Tahap selanjutnya adalah berpuasa dari pagi hingga petang hari.  Berpuasa tanpa makan dan minum  berarti memberi kesempatan pada organ pencernaan untuk membuang racun-racun keluar tubuh.

Categories
Makanan Sehat

Manfaat asparagus untuk Diet dan Kesehatan

Manfaat asparagus selama ini belum diketahui publik. Selama ini jenis sayuran segar ini kerap disebut sebagai bahan makanan premium, karena harganya di pasar Indonesia lumayan mahal.  Asparagus dipakai untuk bahan membuat sup dan kuliner eropa. Tumbuhan ini hanya bisa dibudidayakan di daerah dataran tinggi yang berhawa dingin. Sementara di Indonesia, asparagus ditanam di wilayah Bandung, Tawangmangu, Batu dan sebagainya.

Jenis sayuran yang diambil dari tunasnya ini memang terkenal mengandung serat tinggi, dan baik untuk mencegah kolesterol. Namun di sisi lain, makanan alami ini  juga menjadi pantangan bagi penderita asam urat, mengapa? Karena kandunga purin cukup tinggi sehingga disarankan tidak untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Manfaat asparagus

Terlepas dari pantangan tersebut,  ternyata ada  beberapa  manfaat asparagus  untuk menjaga kesehatan dan organ dalam manusia.  Berikut ini manfaat positif tanaman bernama latin liliaceae.

  • Menurunkan berat badan

Ternyata  tanaman dari jenis umbi –umbian ini bisa dijadikan sebagai makan diet.  Asparagus mengandung lemak tak jenuh, tidak menyebabkan kegemukan, malah justru berkasiat mengontrol berat badan.  Kandungan fiber lumayan banyak dan melancarkan proses pencernaan makanan.

  • Menjaga kesehatan jantung

 Bermanfaat menjaga kesehatan jantung, sebab sayuran ini mengandung asam folat tinggi.  Bagi penderita jantung koroner disarankan untuk mengonsumsi jus asparagus secara teratur.

  • Antikanker

Manfaat asparagus lainnya adalah sebagai makanan alami untuk mencegah bibit kanker tumbuh di dalam perut.  Efektif menangkal racun dioksin atau pencetus penyakit kanker. Selain itu juga berkasiat mencegah penurunan indera penglihatan agar tidak mudah terkena katarak.

  • Anti inflamasi

Kandungan fitokimia berfungsi sebagai zat anti inflamasi dan membantu melancarkan metabolisme tubuh.  Selain itu juga bermanfaat mengontrol gula darah agar tidak cepat naik.

  • Detoksifikasi

   Manfaat tarakhir adalah sebagai agen alami peluruh racun, zat berbahaya seperti bahan pengawet, pewarna yang terkandung pada makanan olahan.  Selain itu asparagus juga memiliki fungsi deuretik atau pelancar buang air kecil dan bisa membantu fungsi ginjal.