Categories
Tips Sehat

Tips mencegah naiknya asam lambung ketika puasa

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan gejala naiknya cairan asam lambung ke dalam esofagus (refluks). Sehingga mengakibatkan rasa mual dan mual, perut terasa tak enak.  Kondisi ini kerap terjadi ketika  seseorang sedang menjalankan puasa atau pantangan.  Sebab ketika itu sistem organ pencernaan dalam proses adaptasi.

Ketika malam hari ketika tidur, metabolisme tubuh biasanya melambat, termasuk juga organ pencernaan pun ikut rehat bekerja. Namun karena kewajiban untuk makan sahur, pada pukul 03:00. Lambung menerima pasokan makanan lagi, sehingga dipaksa untuk bekerja kembali mencerna makanan.  di sisi lain kita biasanya langsung kembali tidur setelah makan sahur.  Hal ini mengakibatkan ketidak seimbangan metabolisme tubuh, sehingga memicu naiknya asam lambung, dan micu gas yang mengakibatkan kembung bahkan muntah –muntah pada siang harinya.

Penyebab lain munculnya kelebihan gastro esophageal reflux disease akibat terlalu banyak menyantap nasi atau melewatkan santap sahur karena merasa sudah kenyang.  Sehingga di pagi hari perut menjadi perih dan melilit.  Biasanya ketika terjadi serangan asam lambung kita langsung minum obat medis penurun asam lambung yang dijual bebas di toko obat.

Tapi sebenarnya ada tips sederhana bagaimana cara mencegah naiknya asam lambung dengan langkah –langkah mudah. Sebagaimana yang dijelaskan berikut ini :

  • Setelah sahur diakhiri menyantap buah –buahan

Jangan lewatkan menyantap buah –buahan segar setelah santap sahur. Buah –buahan dipercaya manjur mencegah naiknya asam lambung.  Kandungan vitamin dan serat dapat meringkan kerja organ pencernaan.

  • Jangan langsung tidur setelah makan

Atur kembali jam tidur anda agar tidak sakit perut. Idealnya makan dua jam sebelum tidur. Guna memberikan kesempatan kepada lambung dan organ pencernaan untuk bekerja mencerna makanan.

  • Makan dalam porsi kecil

Ketika santap sahur sebaiknya Anda makan dalam porsi kecil. Setidaknya setengah dari takaran normal.  Terlalu kenyang saat makan sahur justru memicu naiknya asam lambung. Demikian juga tidur ketika  perut dalam kondisi kenyang membuat tubuh tidak enak jadinya.

Categories
Tips Sehat

Ibadah Puasa Lebih Mantap Tanpa Serangan Asam Lambung

Asam lambung identik dengan penyakit maag yang datang tiba –tiba.  Zat ini bisa keluar kapan saja dari dalam jaringan dinding lambung jika dipicu oleh faktor luar dan psikologis.  Jika zat ini keluar maka  seseorang akan merasakan sakit perut dan terasa perih.

Lambung merupakan organ pencernaan yang terdapat dalam perut manusia. Organ ini merupakan wilayah yang paling sering bersentuhan dengan makanan yang ditelan dari mulut.  Lambung bisa menjadi tempat yang paling sensitive sering bersinggungan dengan berbagai jenis makanan dan minuman.

Kembali ke asam lambung, zat ini bakal keluar banyak jika Anda kelewat banyak mengonsumsi makanan pedas atau asam.  Pasalnya lambung kesulitan untuk menetralisir rasa pedas dan asam, sehingga memicu naiknya volume asam lambung.  Celakanya jika penderita maag malas bangun pagi untuk bersahur, akibatnya zat asam lambung keluar terlalu banyak.   Atau sebaliknya saat berbuka terlalu banyak menyantap makanan pedas.

Tips  jitu memilih makanan sehat tanpa serangan asam lambung

Siapa sih yang tidak ingin ibadah puasanya terganggu, hanya karena kebiasaan buruk saat  bersantap. Maka dari itu bagi penderita maag atau siapun sebaiknya patuhi pola makan yang sehat saat santap sahur atau berbuka puasa.

Berikut ini sejumlah tips jitu menghindari naiknya asam lambung.

  • Kurangi makanan berlemak

Pertama saat buka atau santap sahur sebaiknya kurangi makanan berlemak, seperti gulai kambing, masakan yang memakai santan, dan daging. Sebab makanan tersebut sulit untuk dicerna oleh lambung.

  • Hentikan kebiasaan minum kopi setelah sahur

Selama puasa sebaiknya hentikan dulu kebiasaan minum kopi. Apalagi setelah santap sahur. Zat cafein justru bisa memicu timbulnya asam lambung.  Demikian pula kurangi minum minuman bersoda atau fermentasi.

  • Ketika buka jangan langsung makan nasi

Ketika santap buka sebaiknya  jangan langsung menyantap makanan besar seperti nasi.  Awali dulu mengonsumsi camilan, atau makanan ringan lainnya.   Agar  kerja lambung tidak terlalu berat dan kaget.