Categories
Berat Badan

Tips Hindari cidera saat angkat beban

Latihan angkat beban punya manfaat positif untuk menjaga berat badan, membentuk otot agar lebih menonjol dan kekar.  Namun pada tahap latihan ini tidak bisa dilakukan secara serampangan, agar hasilnya maksimal dan mengurangi resiko cidera. Ada teknik khusus dalam latihan angkat barbel, tidak boleh dilakukan sendiri melainkan wajib diawasi oleh trainer professional.

Untuk membentuk otot  menjadi menonjol dan kekar memang butuh latihan berat secara bertahap dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu latihan beban tak difokuskan pada otot trisep dan bisep saja, tapi juga pada otot kaki, perut dan bagian belakangan.

Tips hindari cidera saat angkat beban

Proses latihan beban tahapan yang paling beresiko, rentan cidera otot maupun persendian. Maka dari itu pada sesi ini Anda perlu didamping trainer  professional, dan juga ada persiapan khusus. Berikut ini tips ringkas bagaimana berlatih beban yang aman tanpa cidera :

  • Warming up / peregangan otak

Apabila anda belum pernah sama sekali berlatih beban, langkah pertama adalah melakukan peregangan otot, atau warming up terlebih dulu. Caranya lakukan gerakan memutar tangan ke belakangan dan ke depan. Kemudian rentangkan tangan ke arah depan dan belakang.  Demikian pula lakukan pada kaki dan punggung . Tujuannya agar semua otot jadi lentur.

  • Didampingi trainer professional

Selanjutnya saat latihan beban sebaiknya damping oleh seorang trainer professional.  Dia akan memberikan arahan dan metode yang tepat  untuk memaksimalkan latihan beban. Trainer juga akan mengawasi apabila ada gerakan yang salah, maka langsung dikoreksi agar menghindari cidera.

  • Mulai dari angkat beban yang paling ringan

Saat pertama kali janga lakukan yang paling berat. Namun sebaiknya memulai angkat beban dari barbell yang ringan dulu, misalnya 1 kg,  kemudian  secara bertahap ditingkatkan lebih berat lagi demikian seterusnya.

  • Pola makan yang tepat

Latihan beban memerlukan asupan kalori dan protein lebih tinggi dari pada fitness reguler. Maka dari itu saat peroses latihan beban perhatikan asupan makanan dan nutrisi.  Misalnya tekankan makanan yang mengandung protein tinggi, seperti telur rebus, daging ayam dan susu rendah lemak.  Protein dapat meningkatkan massa otot.