Categories
Makanan Sehat

Rahasia Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Saat bulan puasa tiba identik dengan kurma, buah asal Timur Tengah ini biasa tersaji sebagai hidangan takjil saat berbuka puasa. Buah ini taka sing lagi bagi masyarakat Indonesia. Rasanya manis, dagingnya tebal cocok dinikmati kapan saja. Ada berbagai macam jenis kurma yang didatangkan dari berbagai negara di jazirah Arab ke Indonesia. Banyak dijual di pasaran dan supermarket.

Namun tahukah Anda, pada sebutir kurma ternyata punya manfaat positif bagi kesehatan. Berbicara manfaat kurma bagi kesehatan, sejak dulu buah padang pasir ini sudah lama dijadikan sebagai obat dan makanan sehat oleh masyarakat Arab.

Kini ahli gizi dan dokter mengakui kasiat buah ini setelah mengalami uji laboratorium berkali –kali.

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Kurma dalam bahasa Inggris disebut dates palm ini jika dikonsumsi sesuai dengan aturan ternyata bermanfaat  sebagai makanan penjaga kesehatan. Berikut ini adalah beberapa efek positifnya :

  • Energy booster

Memakan kurma saat berbuka bisa memulihkan energy hilang setelah puasa. Kandungan zat gula seperti glukosa, sukrosa dan fruktosa cukup tinggi.  Sehingga bisa mengembalikan energy dengan cepat.

  • Mencegah anemia

Buah dari tanaman palem –palem ini ternyata  berguna untuk obat alami penambah darah. Kandungan zat besi dan zink  sangat  banyak, berkasiat menangkal anemia.

  • Mengoptimalkan fungsi otak

Unsur kalium pada kurma dipercaya bisa meningkatkan kerja otak. Dengan demikian bisa membantu konsentrasi dan fokus dalam belajar dan bekerja.

  • Menjaga fungsi jantung

Mengonsumsi kurma secara teratur diyakini bisa menjaga fungsi jantung, agar tetap bekerja maksimal.   Kandungan potassium ini yang berguna untuk menjaga kesehatan organ vital manusia.

  • Sumber kalsium

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan yang lain adalah sumber kalsium, yang berguna untuk mencegah penyakit osteoporosis pada usia tua.  Osteoporosis adalah  proses pengapuran tulang, karena faktor kekurangan kalsium. Penyakit ini banyak terjadi mulai usia setangah baya hingga manula.

Akibat dari osteoporosis antara tulang cepat patah, kehilangan massa, dan terjadi proses pembungkukan pada punggung.