Categories
Makanan Sehat

Inilah Enam Manfaat Kacang Tanah Untuk Kesehatan

Kacang tanah termasuk dalam salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia. Makanan ini disukai semua kalangan dari anak –anak hingga orang tua.   Misalnya kacang rebus selalu ada pada saat moment kebersamaan seperti pertemuan RT, nonton bareng  siaran sepak bola, sampai hidangan di hotel bintang lima pun ada.

Makanan sumber protein nabati ini jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat, ternyata berkasiat menjaga kesehatan jiwa dan raga.  Menurut penuturan ahli gizi ada delapan manfaat kebaikan kacang tanah.

  • Membantu menjaga tingkat kolestrol

Kacang tanah mengandung banyak mono asam lemak tak jenuh, nutrisi ini dapat membantu mereduksi kadar kolesterol jahat dalam darah. dapat mengurangi resiko penyakitjantung dan stroke.

  • Mencegah keriput / agen antiaging

Kacang tanah juga dapat menjaga kesehatan kulit.  Fakta ini terbukti dari kandungan riboflavin dan vitamin B pada kacang juga akan membuat kulit lebih bersinar. Selain itu kandungan vitamin E berfungsi sebagai agen antiaging dapat mencegah kulit dari proses penuaan dini, mengilangkan kerutan dan keriput pada kulit muka.

  • Membantu mengurangi tingkat gula darah

Bagi penderita diabetes bisa dijadikan sebagai makanan ringan yang dapat mengurangi kadar gula dalam darah.  makanan ini mengandung  nutrisi untuk kebaikan penderita diabetes seperti  mangan yang berfungsi menyerap  kelebihan kalsium dan lemak.  Dapat mengontrol kandungan gula darah agar tetap diambang normal.

  • Mengurangi depresi memperbaiki moodsenyawa  tryptophan pada kacang tanah ternyata dapat mengurangi gejala depresi.  Memperbaiki suasana hati dan menimbulkan sensasi menenangkan.
  • Sumber energi yang tinggi

Mengonsumsi kacang rebus dapat memulihkan energy dengan cepat. Kandungan karbohidrat dan protein tinggi, kedua nutrisi ini dapat mengambalikan tenaga secara simultan.

  • Agen anti kanker

Ahli medis menemukan kandungan cukup banyak asam p-coumaric pada kacang tanah. Zat ini dapat membantu mengurangi resiko kanker usus besar dan kanker payudara hingga 40% .