Categories
Tips Sehat

Batuk pilek sembuh dengan empat macam tanaman herbal ini

Penyakit batuk pilek gampang sekali menyebar, bisa menular siapa saja, terutama bagi yang imunitas turun. Meski tergolong penyakit ringan tapi apabila terkena cukup menyusahkan. Penyakit ini ditularkan melalui virus influenza. Virus bisa menjalar melalui udara, bersentuhan langsung dengan penderita dan makan minum.

Sebenarnya batuk pilek itu mudah disembuhkan, bahkan bisa sembuh sendiri sepanjang imunitas tubuh menguat.  Metode penyembuhan bisa ditempuh melalui obat medis, kombinasi vitamin maupun obat – obatan herbal.

Tanaman herbal berkasiat redakan batuk pilek

Beikut ini ada empat jenis tanaman tradisional yang dapat dipakai untuk mengobati batuk pilek. Tanaman tersebut sangat mudah dijumpai dan harganya cukup murah.

  • Daun legundi

Daun legundi merupakan tanaman perdu dengan nama latin vitex trifolia. Tanaman ini biasa tumbuh tumbuh liar di kebun. Bentuk daunnya kecil, bunganya warna ungu dan biru.

Meski sering disepelekan ternyata menurut hasil penelitian medis, menemukan banyak zat berguna untuk menjaga kesehatan.  Dalam setiap 100 gram daun legundi muda terdapat viteksin, casticin, artemetin, luteolin, friedelin, sitosterol, glukosida. Selain itu kandungan  senyawa flavonoid, tripenoid dan sterol, berfungsi sebagai antioksidan alami.

Sejak dahulu, daun legundi sering dipakai masyarkat jawa untuk mengobati masuk angin, demam, maupun  batuk pilek membandel.  Daun ini juga dipakai untuk obat cacing, membersihkan usus dari telur cacing pita, cacing kremi akibat sanitas yang tidak bersih.

  • Buah mahkota dewa

Kandungan senyawa saponin dan polifenol  pada daun mahkota dewa dapat meredakan batuk, mengurangi rasa nyeri dan melegakan tenggorokan.  Bagian yang diambil untuk obat pada kulit buah mahkota.  Tapi harus dikeringkan dulu agar kandungan racun berkurang.

  • Jahe

Rimpang jahe mengandung enzim yang bersifat analgesic meredakan nyeri dan pusing –pusing pada pada batuk pilek.    Batuk pilek bisa diobati dengan air rebusan jahe, dicampur perasan jeruk purut. Cukup efektif mengurangi rasa gatal pada tenggorokan.

  • Daun saga

Alternatif lain adalah dengan menggunakan daun saga. Tanaman perdu ini ternyata terdapat sejumlah senyawa penting bagi kesehatan yang bersifat antibakteri, antijamur, antitumor, analgesik, anti-inflamasi, antikejang, dan antidiabetes.

Daun saga juga dapat dipakai untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.  Direkomendasikan untuk menjaga kesehatan bagi penderita diabetes miletius.